h1

POST

November 6, 2009
Uraian Materi 1
Untuk memeriksa kondisi hardware pada komputer perlu dilakukandiagnosa. Pada komputer dikenal tiga jenis diagnosa, yaitu :
• POST (Power-On Self-Test)
• Diagnosa umum (routine)
• Diagnosa mencari dan memecahkan kerusakan
1) Langkah-langkah POST
Setiap kali komputer dihidupkan secara otomatis akan memulainyadengan langkah diagnosa yang dikenal dengan POST. POST ini akan

memeriksa dan menguji semua komponen-komponen sistem. Jika saat

POST terjadi problem, suatu pesan akan disampaikan pada pengguna.

Pesan tersebut dapat berupa : pesan tampilan di layar, suara beep,

atau kedua-duanya. Indikasi dari adanya masalah sewaktu POST

dinyatakan :

Kode kesalahan  : dua sampai lima digit angkaPesan kesalahan : pesan singkat dalam bahasa Inggris (ada beberapa
pesan yang menunjukk an problemnya)
Kode beep         : suara beep berurutan
Dengan sangat bervariasinya pabrik pembuat motherboard dan ROMBIOS maka kode beep yang diberikan juga bervariasi artinya untuk

kerusakan yang sama akan diberikan kode beep yang berbeda yang

dikarenakan adanya perbedaan pabrik pembuat ROM BIOS atau

motherboard.

Pengujian semua memori termasuk dalam langkah POST ini. Lamanya

pengujian tergant ung dari besar kecilnya kapasitas memori yang

terpasang. Akan tetapi POST tidak mengecek semua peralatan

tambahan/perluasan seperti : printer, modem, dsb.

Adapun langkah-langkah POST adalah sbb :
a) Tes CPU: interupsi ditutup, pengetesan flag internal, dan
pengetesan register internal
b) Test checksum ROM BIOS: pengetesan checksum ROM BIOS.
Hasil checksum LSB harus nol.
c) Tes Timer 1: Timer 1  8253 diprogram pada operasi mode 2,
pengecekan pada akses dasar pencacah,   pengecekan padapencacah.
d) Tes DMAC: pengetesan pada semua saluran register alamat dan
register pencacah DMA, inisialisasi saluran 0 DMA, inisialisasitimer 1, memulai siklus memori refresh.
e) Tes 16 KB DRAM: pengetesan pada 5 pattern yang berbeda AAH,
55H, FFH, 01H, 00H tulis dan baca kembali.
f) Inisialisasi Int errupt controller: control word dikirim untuk
inisialisasi mode interrupsi, pengesetan vector interupsi dimemori.
g) Tes Interrupt controller: seting dan pengesetan ulang register
interupsi, menempat-kan  stack-stack kesalahan interupsi.
h) Inisialisasi Timer 0: timer 0 diinisialisasi pada operasi mode 3, cek
timer 0.
i) Tes CRT controller: inisialisasi CRT controller, test RAM video, cek
sebagian parity error, setup mode video melalui pembacaankonfigura-si, pengujian pewaktuan dan signal sinkronisasi

gambar.

j) Tes DRAM di atas 16KB:
pengetesan  pada  5  pattern  yang
berbeda AAH, 55H, FFH, 01H, 00H tulis dan baca kembali, jikaada kesalahan akan ditampil-kan alamat kesalahan dan data di

layar.

k) Tes Keyboard: cek keyboard dengan kondisi keyboard reset, cek
penekanan kunci pada keyboard.
l) Tes Disk drive: cek semua card adapter disket dan disk drive yang
terpasang, POST memanggil sistem operasi dari disk.
Langkah-langkah POST di atas dapat diringkas sebagai berikut :
a) Test 1 (Basic System): cek power supply, MPU, bus, dan ROM
(langkah a-b)
b) Test 2 (Extended System):  cek system timer, DMAC, 16KB lokasi
awal DRAM dan PIC (langkah  c-h)
c) Test 3 (Display): cek sistem pengendali signal video pada card
monitor dan VRAM (langkah  i)
d) Test 4 (Memory):
cek  lokasi  DRAM  di  atas  16KB  dengan
disampling / dicuplik (langkah  j)
e) Test 5 (Keyboard): cek keyboard (langkah  k)f) Test 6 (Drive): cek adapter card dan peripheral disk drive dan
hard disk (langkah  l)
2) Pesan Kesalahan Selama POST
a) Test 1 (Basic System Error),  sistem  terhenti  dengan  tanpa
tampilan dan suara beep, walaupun kursor mungkin nampak.
b) Test 2 (Extended System Error), satu suara beep panjang diikuti
dengan satu suara beep pendek, dan eksekusi POST terhenti.
c) Test 3 (Display Error), satu suara beep panjang diikuti dengan
dua suara beep pendek, dan POST melanjutkan dengan testberikutnya.
d) Test 4 (Memory Error), ada tampilan angka yang menunjukkan
kode kesalahan.
e) Test 5 (Keyboard Error), ada tampilan angka yang menunjukkan
kode kesalahan.
f) Test 6 (Drive Error), ada tampilan angka 601, 1780, atau 1781

yang menunjukkan kode kesalahan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: