h1

1) Untuk jenis TX

November 9, 2009

jika saklar power dihidupkan, maka kipas akan berputar, tegangan

pada soket P8 dan P9 bila diukur dengan memakai voltmeter adalah

seperti pada table 3.1. Khusus untuk signal power good jika diukur

dengan voltmeter akan bertegangan +5V sesaat kemudian turun

menjadi mendekati 0V ketika saklar power dihidupkan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 1. Power Supply Jenis TX

 

2) Untuk jenis ATX

 

Jika saklar power dihidupkan atau kabel daya dicolokkan, maka kipas

diam, semua tegangan pada soket bila diukur dengan memakai

voltmeter akan nol, kecuali pada pin 9 adalah +5V sebagai sumber

tegangan pada posisi stanby. Jika pin 14 dihubungkan sesaat

dengan pin 9 dengan memakai kabel, maka kipas akan berputar,

tegangan pada setiap pin soket 20 bila diukur dengan memakai

voltmeter adalah seperti pada table 3.2. Khusus untuk signal power

good jika diukur dengan voltmeter akan bertegangan +5V sesaat

kemudian turun menjadi mendekati 0V ketika power dihidupkan.

 

3) Kemungkinan Kerusakan

 

Mati total (tidak ada tegangan keluaran pada semua pin)

Tegangan keluaran tidak stabil

Tegangan keluaran +12V lebih besar

Tegangan keluaran +12V drop

Tidak ada tegangan keluaran +5V

Tidak ada signal tegangan pada power good

 

 

 

4) Procedure dan troubleshooting

 

Cek keberadaan sumber tegangan dari jala-jala, jika tidak ada (berarti kerusakan ada pada sumber tegangan/mati perbaiki jalajala/ tunggu hingga hidup), jika ada lakukan pengecekan berikutnya. Cek kabel power dan konektor dengan memakai multimeter. Jika putus sambung/ganti dengan kabel yang masih baik, jika baik lakukan pengecekan berikutnya. Cek kipas apakah berputar, jika ya/tidak akukan pengecekan berikutnya. Cek semua pin tegangan keluaran DC pada konektor, jika normal dan kipas tidak berputar periksa kabel dan konektor kipas jika baik ganti kipas, jika tidak ada tegangan keluaran lakukan pengecekan berikutnya. Cek saklar on/off pada power supply. Jika rusak ganti dengan yang baik, jika baik ganti power supply yang baik atau lakukan pengecekan berikutnya. Cek soldiran, jalur, sambungan komponen, dan komponen elektronik (komponen aktif : Dioda, transistor atau SCR dan komponen pasip : resistor, kapasitor, PTC, sekering). Jika ada yang rusak ganti dengan yang baik. Jika tegangan tidak stabil kemungkinan kerusakan pada kondensator elektronik setelah dioda penyearah dari sumber 110/220V. Jika Tegangan keluaran +12V naik/drop kemungkinan kerusakan pada kondensator elektrolit pada jalur ini atau IC regulator. Jika Tegangan keluaran +5V tidak ada kemungkinan kerusakan pada dioda penyearah atau kondensator elektrolit pada jalur ini atau IC regulator. Signal power good tidak ada kemungkinan kerusakan ada pada rangkaian power good berupa kerusakan kondensator elektrolit/diode/transistor/resistor.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lebih singkatnya dalam mencari atau menentukan jenis kerusakan

pada power supply ikuti diagram alir pada gambar 3.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 3. Diagram Alir Mencari Kerusakan Power Supply

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: